APENSO INDONESIA

header ads

DIALOG GARENG PETRUK (DIGARUK): MANIAK DAN PHOBI TEKNOLOGI

DIALOG GARENG PETRUK (DIGARUK):

MANIAK DAN PHOBI TEKNOLOGI
Oleh: Kris Mariyono
Director Jurnalism
APENSOINDONESIA.COM


Perkembangan dan kemajuan teknologi Informasi di Negeri Karang Kedempel Merdeka (NKKM) tidak hanya berdampak terhadap tata  kehidupan masyarakat  melainkan juga gaya hidup kawula muda. Kang Gareng merasa galau dan bangga terhadap perkembangan teknologi informasi yang berkembang gegap gempita. .
"Jadi orang itu Kang jangan seperti Minyak Orang Aring " Ujar Petruk yang tiba-tiba di belakang posisi Kang Gareng."Anggur diangkut Truk..bajigur Truk  ..omonganmu kok bernuansa minyak ..apalagi minyak orang aring ..khusus untuk rambut " Kata Kang Gareng sembari memandang tajam Petruk.

"Minyak orang aring khusus untuk rambut kering ..keringnya rambut jangan berdampak keringnya hati ..kang.. lebih baik rambut kering daripada Hati kering" Ungkap Petruk yang menambahkan perlunya menjaga hati. "Kalau adanya kesadaran hati yang tulus akan membuka wacana yang luas seiring tuntutan teknologi informasi " Imbuhnya sembari membetulkan kuncir antiknya.

Kang Gareng diam sembari menggelengkan kepala saat Petruk menguraikan persoalan teknologi."Ya generasi muda memang harus menguasai teknologi, suka tidak suka masyarakat NKKM juga perlu memahami teknologi,karena eranya era teknologi " Tandas Kang Gareng yang mengingatkan utamanya generasi muda tidak boleh phobi terhadap Teknologi dan sebaliknya tidak boleh maniak teknologi. "Teknologi harus mampu menambah cakrawala wawasan dan Teknologi jangan kehilangan rasa kemanusiaa " tambah Kang Gareng penuh semangat.

"Ya kang jangan gara-gara persoalan teknologi rasa kemanusiaan menjadi hilang " Tutur Petruk sambil menyitir ungkapan lama "banyak teman banyak rejeki".

"Ke Gunung Batur naik Truk ...jangan ngelantur Truk ..apa kaitanya banyak teman  banyak rejeki ..jamannya sudah tekno " Kata Kang Gareng yang pernah ikut Semina Tentang Lunturnya Keharminusan di era digital. "Di era digital ini.harus tahan bantingan dan harus cepat beradaptasi " tambah Kang Gareng mantap.

"Lho Kang ..sudah kuduga pembicaraanmu ..digital memang harus tahan bantal
Eee tahan banting ..digigit mental...itu alias alot ..pertanda persaingan dalam segala hal sangat ketat..dan perlu ..kerja. kerja ..optimal..tidak kerja keras karena ..keras terus tidak dapat lunak ..hahaha " beber Petruk yang tidak.bisa membayangkan jika sebagaiam besar masyarakat berbelanja malalui teknologi Informasi.

"Cagak digulingkan ..gak usah dibayangkan yang penting mampu menahami kemajuan teknologi secara multi talent dan sepenuh hati .." Tutur Kang Gareng yang berupaya memacu keluarga Romo Semar untuk tidak takut terhadap teknologi. "Boleh bermain teknologi tapi jangan   diperbudak teknologi" Tambah Kang Gareng sembari meringis. (Km)

Posting Komentar

0 Komentar