APENSO INDONESIA

header ads

Lentera : Doa, Usaha, Ikhtiar Semoga Membawa Hikmah

Lentera :

“Doa, Usaha, Ikhtiar Semoga Membawa Hikmah"
Oleh : H. Banu Atmoko
Apenso Indonesia


Ikhtiar secara bahasa artinya memilih. Secara istilah ikhtiar adalah usaha seorang hamba untuk memperoleh apa yang dikehendakinya. Orang yang berikhtiar berarti dia memilih suatu pekerjaan kemudian dia melakukan pekerjaannya dengan sungguh-sungguh agar dapat berhasil dan sukses.

Dan sebagai seorang muslim di wajibkan untuk senantiasa berikhtiar sekuat tenaga dan mengerahkan seluruh kemampuanya. Setelah dia berikhtiar maka dia harus menyerahkan segala usahanya kepada Allah swt.

Berikut ini adalah dalil tentang ikhtiar dalam alquran إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ * سورة الرعد 11
Artinya : … Sesungguhnya allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri … ( QS. Ar-Ra’du 11 )

 فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ * سورة الجمعة 10
Artinya : Apabila telah di tunaikan shalat, maka bertebarlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia allah dan ingatlah allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. ( QS. Al-Jumu’ah 10 )

Artinya : Sungguh jika sekiranya salah seorang di antara kamu membawa talinya ( untuk mencari kayu bakar ) kemudian ia kembali dengan membawa seikat kayu di punggungnya lalu ia menjualnya sehingga allah mencukupi kebutuhanya ( dengan hasil itu ) adalah lebih baik daripada ia meminta-minta kepada manusia baik mereka memberi atau mereka menolak. ( HR.Bukhari )

DOA adalah memohon atau meminta pertolongan kepada Allah SWT. Akan tetapi bukan berarti hanya orang-orang yang sedang ditimpa musibah saja yang layak memanjatkan doa. Dalam keadaan segar-bugar dan tidak kekurangan suatu apa pun, sebagai manusia, kiranya kita layak berdoa.

Setidaknya berdoalah memohon perkenan Allah SWT untuk mengampuni segala dosa-dosa, baik yang kita sengaja maupun tidak. Juga meminta tetap diberi kekuatan iman dan kesehatan agar dapat melaksanakan segala perintah-Nya. Lalu memohon perlindungan-Nya dari gangguan setan dan hawa nafsu kita sendiri supaya tidak terjerembab dalam jurang maksiat.

Doa dan ikhtiar sangat erat hubungannya dalam diri manusia. Keyakinan akan adanya pertolongan dan kekuasaan Allah ini kemudian ditindaklanjuti dengan kekhusyukan berdoa. Doa merupakan gambaran kedekatan hamba dengan Allah swt  dan gambaran bahwa kita yakin hanya Allah tempat bergantung dan yang bisa menyelesaikan kesulitan yang kita hadapi.

Jangan pernah berhenti untuk berdoa, berdoa, dan berdoa. Jangan lupa, doa yang tulus harus dibarengi dengan ikhtiar yang tiada henti, usaha yang tiada lelah, dan kerja keras yang tak pernah padam.

“… Berusahalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang beriman akan melihat usahamu …” (Q.S. At-Taubah 9:105)

”Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” (Q.S. Ar-Ra’du 13: 11)

“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh maka pahalanya untuk dirinya sendiri dan barangsiapa yang berbuat jahat maka dosanya atas dirinya sendiri; dan sekali-kali tidaklah Tuhanmu menganiaya hamba-hamba-Nya.” (Q.S. Fushshilat 41: 46).

Kalau sudah berikhtiar dan berdoa ternyata tidak membuahkan hasil seperti yang kita harapkan, yakinlah bahwa di balik semua kegagalan pasti ada hikmah yang lebih baik. Boleh jadi kita membenci sesuatu, namun di balik itu ada hikmah kebaikan. Sebaliknya, boleh jadi kita menyukai sesuatu, namun di balik itu ada keburukan. Karenanya, kita harus selalu berprasangka baik pada Allah, bahwa Allah hanya akan memberikan yang terbaik untuk kita.

“… Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Q.S. Al Baqarah 2: 216)

Jadi ikhtiar dan doa dalam suatu usaha tidak bisa dipisahkan yang saling menguatkan untuk pribadi dalam diri seorang muslim yang mempunyai iman yang selalu berdoa kepada Allah SWT mengharap dengan sebaik-baiknya pemberian dari Allah SWT dan bekerja dengan sungguh mengharap hasil yang maksimal.

Pada masa pandemi Covid – 19 ini kita harus banyak – banyak untuk selalu bersyukur serta berdoa kepada Allah S.W.T Khususnya dalam menghadapi PPDB 2020/2021 yang bersamaan dengan masa pandemi Covid – 19 kebingungan dalam memilih sekolah yang baik bagi Putra/Putrinya.

Dalam menyikapi tersebut pada hari Selasa 9/6/2020 SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “AL-IKHLAS Surabaya Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan yang terletak di Jalan Bulak Rukem III No. 7 – 9 Kelurahan Wonokusumo Kecamatan Semampir TIM INTI Pramuka baik SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “AL-IKHLAS Surabaya serta Bapak/Ibu Dewan Guru baik SMP PGRI 6 Surabaya maupun SDS “AL-IKHLAS Surabaya berkumpul di ruang kelas 7 untuk membagikan Brosur PPDB SMP PGRI 6 Surabaya ke rumah wali murid Kelas 6 SD/ MI.

Sebelum brosur dibagikan ada pengarahan dari Bapak Kepala SMP PGRI 6 Surabaya Bapak H. BANU ATMOKO, S.Pd Alumni Jurusan PLS UNESA kelahiran April 1984. Dalam sambutannya BANU ATMOKO, S.Pd mengajak seluruh siswa/siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “AL-IKHLAS Surabaya dapat menjalankan Amanah tersebut membagi brosur sebaik-baiknya dengan Pola 3 S (Senyum, Salam, dan Sapa) kepada wali murid yang menerima brosur PPDB SMP PGRI 6 Surabaya tersebut.

Sebelum berangkat Ibu ANIS LAILY MUFIDAH, S.Pd selaku kepala SDS “AL-IKHLAS Surabaya memimpin Doa pada kegiatan pembagian Brosur tersebut. Dalam kesempatan tersebut Pembagian Brosur seluruh siswa/siswi SMP PGRI 6 Surabaya dan SDS “AL-IKHLAS Surabaya masih menggunakan protokoler kesehatan COVID – 19 yaitu memakai Masker.

BANU ATMOKO berharap dengan Doa, Usaha serta Ikhtiar yang sudah dijalankan tersebut membawa kebaikan bagi SMP PGRI 6 Surabaya yaitu siswa yang diberikan Brosur tersebut masuk mendaftar di SMP PGRI 6 Surabaya Tahun Pelajaran 2020-2021 sehingga PPDB SMP PGRI 6 Surabaya 2020-2021 mendapatkan Siswa/Siswi yang banyak berkah Barokah Selamanya.

#TantanganGuruSiana
#dispendikSurabaya
#Guruhebat

Posting Komentar

0 Komentar