APENSO INDONESIA

header ads

PETIR TAK TERDUGA

PETIR TAK TERDUGA


apensoindosia.com - Hari Sabtu (29/1/22) malam Minggu. Hujan ricih-ricih. Kilat. Bledek mangampar-ampar. Sambaran petir. Daarr... Terdengar dari dalam rumah. Petttt. Lampu mati.

Hampir semua rumah tetangga mati listrik/ lampu.  Tak lama. Lampu menyala.

Sekering rumah saya juga jeglek (mati). Begitu reda gluduk. Sekering saya hidupkan. Lampu menyala. Tapi tidak semua lampu menyala alias dop lampu LED putus. Ada 8 lampu putus. Ditambah atene tv in-indor putus.

Esok harinya Minggu pagi. Kumpul dan ngobrol dengan beberapa tetangga. Saling mengujungi. Kanan dan kiri rumah saya. Masing masing tv jebol (rusak). Masing masing di atas 5 buah lampu putus. 

Rumah depan dan belakang saya juga banyak lampu yang putus. Hari minggu semua sibuk memperbaiki listrik rumah masing-masing.

Bahkan lampu jalan mati hingga sekarang. Menurut tetangga kanan saya. Kebetulan tetangga saya berada di teras rumahnya. Petir derr. Kabel listrik jalan kelihatan merah bersinar merembet kabel jalan. 

Kejadian itu. Dan, baru kali itu ada petir. Menyabar pada suatu area (lokasi). Sebagian Bohar Timur.

Esoknya rumah saya dipasang penangkal petir. Juga perbaikan listrik dan penggatian lampu. Padahal sudah kami tempati sebelumnya sekitar 30 tahun tanpa penangkal petir.

Menurut tukang listrik rumah saya. Saat ada petir, travo listrik dayanya (voltase) meningkat. Sehingga, peralatan elektronik rumah tangga termasuk lampu banyak yang putus. Tidak kuat akhirnya peralatan yg menggukan listrik rusak (jebol/putus).

Kini, senin. Tukang listrik di rumah saya terus memperbaikinya. Melanjutkan. 

Memang dulu area rumah saya banyak pohon keras dan tinggi. Saat ini bersih, padang jingglang. Setelah semua ditebang dan didongkel. Untuk pasang terop hajatan mantu.

Kata tukang pasang alat penangkal petir. Bukan karena pohon keras dan tinggi akan aman dari petir. Petir memang tak bisa diduga.

Tapi, menurut orang Bali yg pernah bercerita pada saya. Jika membangun sebaiknya tidak melebihi tinggi pohon kelapa. Rumah di bawah tingginya pohon kelapa.

"Blai slamet" kata beberapa orang tetangga saya.

Semoga kita semua sehat dan selamat...aaminn yra.

(GeSa)


Gambar Tukang Perbaikan Listrik Rumah

Posting Komentar

0 Komentar